MALUKU TI – Rilisan dari orang yang tidak diketahui menjelaskan tentang latar belakang terjadinya tarik ulur Raja di Pasanea
Paparkan tentang silsilah soal keturunan Salaputa asli dan tempelan yang dinilai sangat keliru, bertolak belakang dengan fakta sejarah yang sebenarnya, apalagi terdapat tudingan keturunan marga Tempelan.
“Nasri bukanlah pemegang mandat sebagai Salaputa Raja. Marga Salaputa yang diemban Nasri hanyalah pemberian “tempel” karena pendahulunya dianggap berjasa bagi Raja Pasanea dalam sebuah peperangan dahulu kala” dikutip langsung dari kabartimurnews.com pada Rabu (8/6/22)
Nasri Salaputa kemudian buka suara dan klarifikasi soal tudingan tersebut pada media jangan mengaburkan sejarah yang tidak mendasar dengan analisis sejarah yang keliru.8/6/22
Lanjutnya “bagi saya itu suatu penyampaian yang lucu karena orang yang sampaikan hal itu tidak mengetahui asal-usulnya dan seharusnya dia tahu diri, apa yang dia katakan tujuannya pada dirinya sendiri”. Ujar salaputa
Tambahnya, Salaputa parentah adalah Soa Mole. yang punya referensi sejarah tentu dia merupakan anak cucu dari warisan Raja-raja Negeri Pasanea, bukti-bukti silsilah itu terdapat pada salaputa Soa Mole yang di gelar sebagai Wimba Latu.
“seharusnya marga salaputa tidak di provokasi dengan status marga asli dan tempelan berdasarkan cerita yang keliru, karena ada soa dari setiap marga yang memiliki peran dalam tatanan adat di pasanea” unkapnya.
“saya berharap tidak membangun sekat dan memecah belah kerukunan dengan membangun narasi alih-alih ingin meluruskan sejarah tetapi yang ternyata menciptakan huru-hara pada negeri”


