Maluku.Targetindo.com – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Ambon mengimbau warga di Kecamatan tehoru, Maluku Tengah yang saat ini mengungsi ke ketinggian karena trauma gempa dan takut tsumami, untuk pulang ke rumah masing-masing.
Hal itu disampaikan BMKG Stasiun Geofisika Ambon dalam pers rilisnya kepada media, Jum’at malam, 18 Juni 2021.
“Mengingat magnitudo gempa susulan yang terjadi kekuatannya relatif kecil dengan aktivitas yang semakin jarang” katanya
lanjutnya, “kepada sebagian warga Maluku Tengah yang saat ini mengungsi, dihimbau untuk kembali ke rumahnya masing-masing dan beraktivitas seperti biasa,” ujar Herlambang Huda, Kepala Stasiun Geofisika Ambon.
jelaskan aktifitas gempa saat ini turun gempa pertama 6,1 magnitudo, hingga terjadi 26 kali gempa susulan yang kisaran magnitudo antara 1,9 dan 3,8.
“Sampai pada hari Jumat 18 Juni 2021 pukul 20.43.08 WIB, hasil pemantauan BMKG menunjukkan telah terjadi gempa susulan sebanyak 26 kali, dengan magnitudo berkisar antara 1,9 dan 3,8,” jelasnya.
BMKG kata Huda, terus melakukan pemantauan dan selalu mengupdate perkembangan gempa susulan dan informasi kepada masyarakat.
Selain itu Huda mengingatkan warga agar tidak terpengaruh dengan berita bohong atau hoax terkait isu tsunami.
“Masyarakat dihimbau agar tidak terpengaruh dengan berita bohong (hoax) yang tidak dapat diperjelas kebenarannya,” tutupnya.
(Mt02)


