Maluku TI. Ambon – Dompet Dhuafa Cabang Maluku bersama Adira Finance Syariah Cabang Kota Ternate meluncurkan program WIFI gratis dilima tempat di antaranya SDN 25, SD 1 Muhammadiyah, SMP 10, TBM Torang Bisa dan TBM Kampung Makassar, Ternate Maluku Utara. Kamis, 15/02/20.
Program tersebut merupakan program dari PT ADIRA FINANCE SYARIAH pusat yang bekerja sama dengan Yayasan Dompet Dhuafa.
Bakri Tambipessy selaku Manager Program Dompet Dhuafa Maluku, mengungkapkan bahwa Program Wifi Gratis tersebut membantu memudahkan akses belajar mengajar secara online bagi anak-anak di Kota Ternate selama 6 bulan ke depan secara gratis. Selain itu, anak-anak siswa baik di sekolah maupun di TBM dapat mengakses materi, informasi dan bahan pendukung belajar lainnya.
Terkait hal tersebut, Program PIC WiFi Gratis dari Pihak Adira finance, Malino juga mengharapkan agar wifi tersebut dapat digunakan dengan baik. Kami dari pihak Adira finance Cabang Ternate sangat mengharapkan kerjasama yang baik dari pihak sekolah dan TBM untuk dapat mengontrol anak siswanya dalam mengakses WiFi gratis dengan baik. Ungkap Malino
Malianto menambahkn, Kami sangat kasih sayang kepada pihak Dompet Dhuafa Maluku, terutama kepada Bakri yang telah dengan serius mengawal program ini dan masalah apa-apa yang dibutuhkan di lapangan.
Davit Ricardo sebagai relawan Dompet Dhuafa Maluku sekaligus Koordinator Program WiFi Gratis di Kota Ternate mengungkapkan, bahwa Program WiFi ini tidak hanya berupa WiFi saja yang diakses, tapi juga akan ada kegiatan edukasi lainnya yang di desain untuk menjadi tambahan kegiatan dalam memanfaatkan program tersebut bagi anak- anak atau penerima manfaat nya.
“Insya Allah dalam setiap bulan akan ada kegiatan literasi dan edukasi lainnya bagi anak-anak di sekolah maupun TBM, hal tersebut dilakukan agar program ini tidak hanya berupa akses wifi secara cuma-cuma, tetapi juga untuk menilai literasi, terutama Baca-tulis di kota Ternate. “
Davit menambahkan bahwa alasan tersebut merupakan arahan Manajer Program Dompet Dhuafa Maluku Bakri Tambipessy sebagai penanggung jawab program tersebut. (Red / TI)


